Memilih PC Power Supply (2-Habis)

Setelah dibagian pertama kita berkenalan dengan fungsi & fitur power supply (PSU), dibagian kedua ini saya akan mencoba menghitung kebutuhan power supply berdasarkan hardware. Sebagai contoh adalah CPU yang saya gunakan.

  • Processor : Athlon II X4 620 2.6ghz (daily overclock @3.33ghz, vcore 1.37v)
  • Mainboard : MSI 770-C45, ATX Form factor
  • RAM : DDR3 2gb Kit
  • VGA : Radeon HD2600XT 256Mb/128bit
  • HDD : 2x Regular SATA
  • Optical : DVD-RW SATA 24x
  • Case Fan : 2x 8cm LED Fan
  • USB Device : 5 Device (Printer, Scanner, USB Wi-fi,Bluetooth, Card reader, Flashdisk)
  • Power Supply : FSP 400W (Pure power)

Untuk penghitung menggunakan power supply calculator , dan hasilnya adalah membutuhkan power supply berkekuatan minimal 254W, atau lebih direkomendasikan PSU berkekuatan 300W keatas. Dengan kata lain PSU saya sudah sangat mencukupi syarat. Bagaimana dengan PSU anda? Apakah PSU bawaan casing seharga 350ribu sudah cukup mengingat mereka rata2 menawarkan daya bervariasi antara 400 s/d 500W? hehehe…nanti dulu. PSU bawaan case yang beredar di Indonesia rata-rata memiliki efisiensi yang sangat rendah. Jangan terlalu percaya dengan embel-embel stiker 450W, 550W, atau 600W. Logika, PSU Pure 400W paling value biasanya dihargai 350-400ribu rupiah dalam kondisi baru. Sekarang hitung saja bila harga casing 350ribu, trus berapa harga PSUnya? Proteksi & garansi apa yang kita dapat? Salah2 malah hardware kita yang hangus gara2 overvoltage… 😦

Trus bisakah mengecek PSU itu memiliki kualitas yang jelas tanpa harus membongkarnya?…Bisa. Secara fisik PSU pure memiliki bobot yang jauh lebih berat dari PSU abal2 (bisa hingga 2x lipatnya). Sudahkah bobot menjamin? Belum tentu…dari UL Code kita bisa mengeceknya. Sebagai contoh di PSU merk Seasonic dengan code UL : E104405

Nah, dari UL code tersebut, masukkan code ke Online Certification Directory, klik search & hasilnya adalah : Yup, nomor-nomor serta kesesuaian dengan database hanya akan ditemui di PSU yang berkualitas jelas, bukan PSU bawaan casing abal-abal. Nah, sekarang, siapa OEM PSU anda? :mrgreen:

Mungkin masih ada rasa kurang puas terhadap power supply ini, dengan membandingkan secara database, secara bobot, setara apalah…trus kinerja bagaimana dong? …OK disini saya sekalian membagi link untuk download software penyiksa (stressing) terhadap power supply. minimal, pekerjakanlah dia selama 30menit, berapa penurunan dayanya (paling tidak berkisar 5%), bagaimana ripplenya, serta cukup kuat tidak untuk dipasangkan dengan rakitan anda.

OCCT : unduh

Prime95 : unduh

Advertisements

5 thoughts on “Memilih PC Power Supply (2-Habis)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s