Urusan Bebek Headlamp di Tebeng, Honda Emang Keren :D

Pilih mana antara lampu di tebeng atau di setang? Hmmm… jawabannya mungkin bisa bermacam-macam, antara pilih di setang karena modelnya umum, disukai orang banyak & ketika belok juga mampu menyorot area yang akan dilewati. tetapi dengan posisi lampu yang tinggi, otomatis penyinaran ke jalan kualitasnya dibawah lampu yg posisinya di tebeng. Sedangkan kebalikan dengan lampu di setang lampu tebeng hanya mampu menyorot lurus kedepan meski stang membelok, tetapi dengan posisinya yang rendah maka penyinaran di jalan relatif lebih baik.

Seperti kita ketahui, rata-rata motor dengan headlamp di tebeng terutama tipe bebek kurang mendapat respons yang baik dipasaran. Ambil contoh Honda Blade, Suzuki Arashi, Kawasaki ZX-130. Tetapi yang patut disimak, hanya Yamaha yang belum pernah memasukkan . Apakah Yamaha mengerti mindset orang Indonesia tentang lampu “bego” ini sehingga ogah memasukkan X1 dan X1R? Atau justru Yamaha sebenarnya tidak PeDe dengan disain bebek berlampu bego miliknya?

Coba sekarang lihat satu persatu antara disain lampu bego dari masing2 merk. Penilaiannya memang subyektif. Tapi ya…kalo punya pendapat lain silakan dikomentari. Khusus punya Yamaha, mata saya belum bisa mengakrabkan diri, hehehe…entah kalo diliat lebih lama. Cuma disini Yamaha sangat tertolong oleh permainan stripping yang jago dibanding kompetitornya.

Advertisements

22 thoughts on “Urusan Bebek Headlamp di Tebeng, Honda Emang Keren :D

  1. X1 masih mending. Daripada x1r. Hmmm…ymki selektif juga ya masukin model.x1,blade & arashi imo disainnya setara. Betul, brand suzie knp marketingnya lemez ya. sorry td bnernya mau upload gbr2 lain tmsk neo x3.sayang inet lg lola. Ni sy posting lwt hp

  2. Kalo menurut saya sih fokus tidaknya sorot lampu tergantung dari desain reflektornya. Kalo reflektornya kurang bagus belum tentu sorot lampunya akan baik meski penempatannya berada di bawah.

    1. belom waktunya oom, karena meskipun keren, saya sendiri masih kurang sreg.

      kecuali konsep awalnya blade, honda cz-motard sepertinya keren bgt. cm sayang, susah agaknya kalo dibikin mass product

  3. Arashi sebenarnya bagus lho! cuma Suzuki setengah hati dalam pemasaran/marketing! coba lihat arashi generasi terakhir, sudah pakai dual disk lho! 😉

    1. betul, yang pelek alloy itu kan bang? whueeehhh sangaaaar, sayang marketingnya wes kadung kecut. lebih milih memasarkan shogun sp katanya tetangga. kebetulan tetangga ada yg kerja di suzuki 😀

      bahkan dia pernah dibilangi bossnya memasarkan arashi adalah keputusan yg salah…lho?

  4. Nih gue kasih tau resepnya: Semua bebek berlampu bego semua dianggap gagal total, bahkan sangat fatal gagalnya, tidak terkecuali produk AHM blade lama dan CS 1, makanya mengapa AHM mendiscontinu kan CS1 dan lampu new blade di design di stang. Masyarakat Indo uda males pilih bebek, pilihan masyarakat hanya 2: Matik atau Sport. Nah matic dengan lampu bego justru di sukai masyarakat, demikian juga motor sport fairing dengan lampu bego juga di sukai, Matic dan sport fairing dengan lampu bego saya rasa udah pada tau lah merek apa aja.
    Saya mau koreksi tentang kalimat “….. tetapi dengan posisinya yang rendah maka penyinaran di jalan relatif lebih baik…” Menurut saya lampu di batok justru lebih fokus penyinarannya ke depan, gak percaya? Lihat saja mobil2 Rally kayak Paris Dakar selalu menempatkan lampu tambahan /foglamp selalu di atas kap mesin bahkan di atap mobil.

    Mohon maaf bila ada yang salah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s