BC, Efektifkah Dalam Mem-Brain Wash Mindset Fansboy?

Waw…strategi brain wash emang macam-macam. Dari iklan di media cetak, elektronik, hingga dunia maya. Unik memang, apalagi brain wash yang produknya memiliki fansboy tersendiri, bakal terjadi hujatan-hujatan atau celaan terhadap produk masing-masing kompetitor. Sudah tidak asing lagi bagi kita terutama komentator-komentator blog otomotif yang saling ngompor tiada habisnya. Mas Tri ataupun Mas Taufik bahkan kalangkabut untuk bersih-bersih warung atau meloloskan komen-komen nyangkut, hehehe…Piss mas 😀

😆 😆 😆 😆

Fenomena unik, entah ini cuma terjadi di Indonesia saja atau tidak, karena saya juga nggak terlalu memperhatikan blog yang ditulis oleh orang asing. Sedikit cerita, bukan hanya dalam dunia roda dua saja yang kebanyakan main Black Champaign, terutama FBY vs FBH, tetapi termasuk juga dalam dunia komputer Misal Intelers vs AMDerz (Intel vs AMD) atau NVmania Vs ATi Fanboy (Nvidia vs ATi)

Seberapa efektifkah BC ini? Saya sendiri kurang tahu karena belum pernah melakukan survey secara acak. Tapi secara penerawangan sepertinya susah untuk melakukan brain wash dengan cara demikian. Kenapa bisa saya sebut demikian, tentunya ada berbagai alasan. Fansboy yang sudah memiliki mindset terhadap brand tertentu, Misal Yamaha>Kencang, Honda>Irit, pastilah susah untuk mengubah jalan pikirannya. Lho, bukannya di blog maupun forum sering ada komen yang menjatuhkan, misal Produk A kemarin ada yang cacat produk…gini gini gini…sedangkan Produk B tidak ada masalah? Nah, disini point-nya, bahwa sekecil apapun kekurangan atau kesalahan dalam produk pasti dijadikan senjata untuk memprovokasi, walaupun mungkin masih banyak sisi positifnya yang lebih menarik untuk dibahas. BC sendiri dalam pikiran saya ya sekedar ingin beradu pendapat, ngotot, adu argumen serta mendapatkan dukungan lebih banyak dan menjadi eksis sehingga tidaklah mudah kalau dari anggapan saya untuk membelokkan mindset, bahkan terhadap mereka yang bukan fansboy. Contoh sendiri saya, walaupun saya nggak terlalu nge-fans terhadap produk handphone apapun, tetapi ketika saya ingin membeli handphone Sony Ericsson & kebetulan juga ada sedikit BC dari penjual yang hanya memiliki produk Nokia bahwa merk yang akan saya beli rentan rusak, nati ginilah sparepartnya, nanti jatuhlah nilai jual kembalinya, ya saya tetap gak bergeming dari pilihan pertama. “Lha wong milihe burger koq ditawani kebab, yooo…mlengoozzzhhh , wkwkwkwkwkwkwkwk…. :mrgreen:

Advertisements

17 thoughts on “BC, Efektifkah Dalam Mem-Brain Wash Mindset Fansboy?

  1. Ooo aku pertamax
    yaah walaupun aku mengakui bahwa FB*, agak gak terima jika musuhnya menang.
    Tapi aku obyektis kok, kalo suatu barang itu memang bagus ya saya akui bagus, dan berharap brand yang aku nge-fans-i (istilah ngarang) akan melakukan hal yang sama

  2. Kalo saya justru malah curiga. Misalnya : Kalo ada orang yang seneng ngejelek2in produk2 AHM (tanpa argumentasi yang kuat alias asal mangap), saya justru curiga kalo dia sebenernya adalah antek2 AHM itu sendiri. Tujuannya apalagi kalo bukan ngebikin FBY terlihat bodoh di mata orang laen. Kesannya para FBY itu ngga ngerti soal motor. Begitu pula sebaliknya kalo ada orang yang doyan ngejelek2in produk2 YMKI….

    Tapi buat yg masih awam, BC itu lumayan efektif…

  3. @maskur
    akur bro, wkwkwkwkwk…cuma berharap cbr ckd. tapi saia juga gak kuat beli, lha piye iki?

    @touringrider
    nggak ketiak pisan oom 😆

    @basho
    hmmm…agak susah si nyurvei orang awam…mungkin harus dibikin lewat selebaran gitu ya, termasuk gimana menanggapi BC itu, reaksinya positif atau negatif

    @bonsai
    ora fans berat kumis wae? wkwkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s