Injeksi, Lebih Cocok Buat Bebek atau Skutik?

Fuel InjectionBebek injeksi telah lama muncul, baik dari kubu Honda dengan jagoannya Supra X 125 PGM-FI & Revo AT maupun Suzuki dengan Shogun Hyper FI. Namun dari sekian lama penetrasi ke pasar, mengapa prestasi penjualannya kurang menggembirakan? Padahal injeksi lebih menjanjikan keiritan BBM, kemudahan proses starter dipagi hari, maupun akselerasi responsif. Masih banyak sebenarnya keunggulan2 lain yang tak terlihat secara kasat mata. Berikut mungkin pandangan sok tau saya & kalo gak setuju, sekali lagi ini merupakan pendapat pribadi alias IMO πŸ˜€

Ya, bebek atau cub bagi sebagian besar masyarakat kita masih dianggap sebagai kendaraan yang simpel, praktis, perawatan mudah, murah, biaya operasional rendah, dan bisa difungsikan sebagai kuda beban. Gak peduli teknologi kayak apa, asal murah & layanan purnajual oke, sikattt!!! Dari Vega R sampai Vega ZR, dari Supra Fit sampai Absolut Revo, dari Smash sampai Titan, nyaris gak ada peningkatan teknologi apapun. Tetep SOHC, 2 Valve, 4 speed. Kalopun mau bilang jadul…yaaaa…jadul darimananya…podo wae. Kenapa bisa? Lawong dikasih bebek super macam Jupiter MX yang teknologinya ngedab-edabi untuk kelas bebek non ayago aja malah jadi mikir2, apalagi injeksi yang masih dipandang “rumit”. πŸ˜›

Tapi pemikiran ini agaknya beda dengan segmen skutik. Segmen ini cenderung lebih terbuka terhadap perubahan teknologi. Sebut saja dari Mio classic yang samasekali tidak mengusung teknologi apapun, menjadi Xeon yang tekno abiezzz dengan diasil, radiator. Sedikit beda perjalanannya dengan Vario series, tapi tetep aja teknologi macam radiator, CBS, dengan mudahnya diterima pasar. Why??? IMO sih karena skutik tergolong kendaraan gaul, gak bisa sembarangan untuk menjadikannya kuda beban, dan juga lebih mencerminkan “style” dari penggunanya. Kalo dah bicara gengsi, bebekpun kayaknya musti tunduk pada skutik. Inilah yang jadi alasan saya untuk berpendapat bahwa layaknya skutik lebih pantas diprioritaskan untuk dapat jatah injeksi, selain fakta dilapangan bahwa skutik rata2 minum BBM lebih boros dari bebek konvensional. tentunya penerapan injeksi ini akan menjadi impas. yang irit biarin aja, yang boros diiritkan πŸ˜€ Taruhlah injeksi ini diterapkan dilevel mainstream skutik macam Vario, Xeon, atau Skydrive, tentunya akan menjadi prestise tersendiri bagi pemiliknya…”Ini lho, skutikku udah tampilannya gaul, 125cc, radiator, injeksi lagi!” …weleh weleh weleh… Canggih khaaan??? :mrgreen:

Nah, bagaimana pendapat waras kalian?? xixixixixi :mrgreen:

Advertisements

15 thoughts on “Injeksi, Lebih Cocok Buat Bebek atau Skutik?

    1. emang…tapi secara roh skutik juga lebih pantes dapet teknologi ini ketibang bebek. urusan balap bingkil kan dah pinter2 ngakali. masak maw kalah ama tuner negeri seberang? kapan majunya. motogp dah injeksi semua soale :mrgreen:

    1. emang digae massal kan, tapi penetrasinya dari skutik mawon, nambah 700rb udah injeksi. dengan syarat udah gakada skutik karbu lagi baik dari H, Y, atau S, wkwkwkwkwk

  1. PCX, yg bongsor, berat kosong 125kg… mesin 125cc.. bisa minum 1 liter per 50km, kata pabrikan.. udah ane buktiin, pake sehari2.. 45km/liter.

    irit itu gak selalu berhubungan dengan uang… tapi berhubungan juga dengan peduli lingkungan πŸ˜‰

  2. ya bagus untuk dua2nya. tp coba pakainya di skutik biar lebih irit BBM hehehe….
    tp klu sudah injeksi pasti hargax jd mahal

  3. Pengen cs1 saya dicangkokin injeksi kayak cbr125,,mesinnya khn sama padahal masa ahm gk bisa mengaplikasikan

    Jadi tarikan bawah gak malu2in mengingat cessi overbore dan tarikan atasnya makin menggila,,hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s