Test Tanjakan Extreme Lagi

Wah, dah kebiasaan saya tiap ganti motor wajib ikut ospek ke jalur ini. Ya, Candi Ceto merupakan medan yang saya anggap PAS untuk menyiksa motor, terutama cub & matic, karena dalam kondisi berboncengan kalo salah narik gas atau telat oper gigi aja ya akibatnya mandeg ditengah jalan, hehehehe…Apabila dibandingkan dengan jalan menuju Telaga Sarangan, rasanya medan ini lebih berat. Kecuali jalur lama yg agak jarang dilewati. itupun menurut saya masih kurang ekstrim nanjaknya & perjalanan terakhir dengan Si Pinky (Vario Pink) tidak membuatnya terlalu ngoyo. Jadi saya putuskan ya ambil medan terberat ajah 😛

Kenapa perlu test? IMO setidaknya bakal mewakili kegiatan2 berat saya dijalan. apalagi kondisi karbu 16mm punya supra X kecil sekali buat absolute revo, ternyata masih mampu menghandle motor hingga tujuan tanpa terjadi gejala ngelitik, overheat, ataupun susah start dalam kondisi dingin. Satu2nya kelemahan hanya akselerasi yang jadi agak memble dibandingkan karbu originalnya, serta susah untuk mencapai RPM maksimal. Performa nanjak? yaaa…begitulah, rada ngempos karena terdapat celah menganga antara congor karbu & saringan udara sehingga suara lebih berisik. Campuran BBM-udara pun diyakini jadi kacau. Mesti sering oper gigi 2-1. Tapi keadaan ini masih lebih mending dibandingkan sekitar 3 tahun lalu ketika saya pakai Kawak Blitz R buat perjalanan kecandi ini juga. Kemungkinan karena Blitz R mengadopsi silinder dengan perbandingan overbore. Kebalikannya, dikondisi jalan datar, Absolute Revo dipastikan akan ngos-ngosan mengejar top speed Blitz R.

Singkat kata sampailan di rumah Kartasura lagi (Titik start). Mileage tidak saya hitung karena spidometer ngaco. tetapi secara kasar beban pengendara 72kg + 60kg kecepatan bervariasi 50-70kph  (lewat feeling :mrgreen: )hanya menghabiskan BBM kurang dari Rp. 10.000,- :mrgreen:

Advertisements
Categories: Uncategorized

6 thoughts on “Test Tanjakan Extreme Lagi

  1. aku pernah ngalami kejadian aneh….meh nyang cetho kok ora kuat numpak grand baoncengan..(jarak iseh lumayan adoh)
    tak coba ping 3 tetep ora kuat..

    akhirnya di alihkan neng Sukuh sing tanjakane lumayan mirip, lha kok kuat.

    wulan ngarep-e merga penasaran aku njajal meneh, kali ini berhasil…

    1. sukuh lebih landai dari cetho lho mbah…yaaa…mirip2 sarangan geto. emang dibutuhkan pengalaman paling gak lebih dari 1x mencapai puncak. masalahe ya itu, telat oper gigi lgsg mlorot rpm-e. tp rata2 motor 125cc keatas biasane lgsg lolos meski dalam keadaan boncengan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s