Ketika Idealisme Blogger Menjadi Topeng Narsisme

Ya, mungkin bingung dengan tulisan saya ini. Saya sendiri bukanlah blogger yang aktif menulis, karena akhir-akhir ini banyak kesibukan lain yang memaksa saya sering turun ke jalan. Tapi cukup jengah juga tatkala waktu senggang iseng baca-baca beberapa blog mengenai idealisme dalam menulis, harus berpakem inilah, itulah, mengkondisikan seakan-akan blog lain tidak layak baca, de el el… Sindir-menyindir dalam dunia perbloggeranpun koq kayaknya sudah menjadi santapan lumrah. Hmmm, sungguh mengecewakan… 😦

Saya sendiri memahami bahwa pemikiran setiap penulis pasti berbeda-beda. Wong namanya manusia, tapi apakah kebenaran dari pihak lain yang berseberangan harus disikapi secara kekanak-kanakan? Sedemikian mudahnyakah suasana brotherhood yang sudah terbangun menjadi buyar hanya gara-gara sikap narsis dengan kedok idealis? Idealis menurut saya sih, sah-sah aja selama dalam batas santun dan wajar. Jangan sampai karena kedok tersebut malah menjadikan gap-gap yang cukup menganga dan terbentuk jurang pemisah. Dari yang tadinya bersahabat jadi musuh, yang tadinya teman jadi lawan, cuma gara-gara “Hits”. Menurut saya sih kalaupun ada justru jadi mengesankan trik murahan, tidak ubahnya infotainment yang sering dicela-cela namun tetap ditonton. Ataupun mengadu domba antara pihak satu dengan pihak lain, justru bisa jadi bumerang bagi kredibilitas seorang blogger yang niat sebelumnya ingin “Diakui” keberadaannya. Padahal inti permasalahan yang dibahas sebenarnya ya itu-itu saja. Gak jauh beda dengan sebutan “BC a.k.a Black Champaign” bukan?

Nah, Bagaimana dengan anda? Saya sih berharap anda tidak termasuk didalamnya πŸ˜€

Advertisements

30 thoughts on “Ketika Idealisme Blogger Menjadi Topeng Narsisme

  1. kebanyakan hal sik tak alami itulah sing tak tulis….. nek lagi sehat yo nulis… nek lagi nglokro kecapek,an yo mandek sik….. nek lagi ditawarin lemburan , yo penting lemburane disik :mrgreen:

    nothing speciL JUST SHARE πŸ˜€

  2. tentunya semua manusia berhak mengexpresikan apa yang ada didalam pikirannya , maunya sih yang baik-baik saja ,cuma masalahnya yang baik bagi kita kagak tentu mesti baik bagi yang lain, dan sebaliknya, jadi ya yang waras aja yang ngalah

  3. saya blogger ternak bagi pemikiran, ide, semangat berbagi ilmu, semangat golek konco.

    *dan saya tdk peduli mereka bilang apa kesaya
    **kayaknya pernah divonis jd pengemis segala.

    1. Sabar kepala suku. saya yakin sampeyan gak demikian dan koboys semata mencari teman, bukan mencari permusuhan yg menyebabkan perpecahan. yang bilang sepertinya klonengan juga koq, saya yakin bnget itu

    1. pensiun mungkin kurang tepat mbah. istirahat kali lebih pas. pensiun berarti tidak akan mengulangi lagi. kalo istirahat kan ada kemungkinan mengulangi lagi πŸ˜€

  4. Satuju…,
    oia, jangan pernah mampir ke blog saya. Punya saya jelek banget. Tidak ada yang penting. Katrok. Tidak ada apa2nya. Tidak apa adanya. Yang ada hanya hal takpenting.
    (berharap suatu saat bisa idealis)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s